Dzikir Pagi dan Petang

Dzikir Dibaca di Waktu Pagi [9]

(Antara Shubuh hingga terbit matahari)

Bismillah

“Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.”


اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِندَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

“Allah, tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan Dia Yang Hidup Kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang (berada) di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kersi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Mahatinggi lagi Mahabesar.”

SAHIH INTERNATIONAL

“Allah – there is no deity except Him, the Ever-Living, the Sustainer of [all] existence. Neither drowsiness overtakes Him nor sleep. To Him belongs whatever is in the heavens and whatever is on the earth. Who is it that can intercede with Him except by His permission? He knows what is [presently] before them and what will be after them, and they encompass not a thing of His knowledge except for what He wills. His Kursi extends over the heavens and the earth, and their preservation tires Him not. And He is the Highest, the Greatest.”

Bismillah

“Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.”

Surat Ikhlas 1

Say, “He is Allah, [who is] One | “Katakanlah (Muhammad): “Dia-lah Allah, Yang Mahaesa

Surat Ikhlas

Allah, the Eternal Refuge | Allah adalah Ilah yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

Surat Iklas 3

He neither begets nor is born | (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.

Suart Ikhlas 4

Nor is there to Him any equivalent.” | Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya.”

[QS. Al-Ikhlas: 1 – 4 (Dibaca 3x)] 10


Bismillah

“Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.”

Al-Falaq 1

Say, “I seek refuge in the Lord of daybreak | “Katakanlah: ‘Aku berlindung kepada Rab Yang Menguasai shubuh

Surah Al Falaq 2

From the evil of that which He created | dari kejahatan makhluk-Nya

Surah Al Falaq 3

And from the evil of darkness when it settles | dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita

And from the evil of the blowers in knots | Dan dari kejahatan (wanita-wanita) tukang sihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya)

Surah Al Falaq 5

And from the evil of an envier when he envies.” | Dan dari kejahatan orang dengki apabila ia dengki.”

[QS. Al-Falaq: 1 – 5 (Dibaca 3x)] 11


Bismillah

“Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.”

Surah An-Nas 1

Say, “I seek refuge in the Lord of mankind | “Katakanlah: ‘Aku berlindung kepada Rabb (yang memelihara dan menguasai) manusia

Surah An-Nas

The Sovereign of mankind. | Raja manusia.

Surah An-Nas 3

The God of mankind. | Sembahan (Ilah) Manusia.

Surah An-Nas 4

From the evil of the retreating whisperer – | Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,

Surah An-Nas 5

Who whispers [evil] into the breasts of mankind – | yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,

Surah An-Nas 6

From among the jinn and mankind.” | dari (golongan) jin dan manusia.'”

[QS. An-Nas: 1 -6 (Dibaca 3x)]12

أَصبَحنَا وَ أَصبَحَ المُلكُ لِلهِ, وَالحَمدُ لِلهِ, لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَ حدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ, لَهُ المُلكُ وَ لَهُ الحَمدُ وَهُوَ عَلَى كُلِ شَي ءِ قَدِيرٌ. رَبِ أَسأَلُكَ خَيرَمَا فِي هَذَا اليَوم وَ خَيرَ مَا بَعدَهُ, وَأَ عُوذُ بِكَ مِن شَرِ مَا فِي هَذَا اليَو مِ وَ شَرِ مَا بَعدَهُ, ربِ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الكَسَلِ وَ سُو ءِ الكِبَرِ, رَبِ أَعُوذُ بِكَ مِن عَذَابٍ فِي النَّا رِ وَ عَذَابٍ فِ القَبرِ.

“Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah Yang Mahaesa, tidak ada sekutu bagi-Nya.

“Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Rabb-ku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya.

“Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Ya Rabb-ku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Ya Rabb-ku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di Neraka dan siksaan di kubur.”[13]

اَللَّهُمَّ بِكَ أَصبَحنَا، وَ بِكَ أَمسَينَا، وَ بِكَ نَحيَا، وَ بِكَ نَمُو تُ وَ إِلَيكَ النُّشُو رُ.

“Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu sore. Dengan rahmat dan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk).” [14]

Membaca Sayyidul Istighfar

اَللَّهُمَّ أَنتَ رَبِيِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنتَ، خَلَقتَنِي وَ أَنَا عَبدُكَ، وَ أَنَا عَلَئ عَهدِكَ وَ وَ عدِكَ مَا استَطَعتُ، أَعُو ذُ بِكَ مِن شَرِّ مَا صَنَعتُ، أَبُو ءُ لَكَ بِنِعمَتِكَ عَلَيَّ، وَ أَبُو ءُ بِذَنبِي فَا غفِر لِي فَإِ نَّهُ لَا يَغفِرُ الذُّنُو بَ إِ لَّا أَنتَ.

“Ya Allah, Engkau adalah Rabb-ku, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau; Engkau-lah yang menciptakan aku. Aku adalah hamba-Mu. Aku (yakin) dengan janji-Mu dan aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu (yang diberikan) kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.” [15]

اللهم إني أصبحت أشهدك و أشهد حملته عر شك، و ملا ئكتك و جميع خلقك، أنك أنت الله لا إله أنت و حدك لا شريك لك، و أن محمدا عبدك و رسو لك.

“Ya Allah, sesungguhnya di pagi hari ini aku mempersaksikan Engkau, Malaikat yang memikul ‘Arsy-Mu, Malaikat-Malaikat dan seluruh makhluk-Mu, bahwa sesungguhnya Engkau adalah Allah, Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau Yang Mahaesa, tidak ada sekutu bagi-Mu dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Mu.” (Dibaca 4x) [16]

اللهم ما أصبح بي من نعمته أو بأ حد من خلقك فمنك و حدك لا شريك لك، فلك الحمد و لك الشكر.

“Ya Allah, seluruh nikmat yang kuterima atau diterima oleh seseorang di antara makhluk-Mu di pagi ini adalah dari-Mu. Mahaesa Engkau, tidak ada sekutu bagi-Mu. Bagi-Mu segala puji dan kepada-Mu panjatan syukur (dari seluruh makhluk-Mu).”[17]

اللهم عا فني في بدني، اللهم عا فني في سمعي، اللهم عا فني في بصري، لا إله إلا أنت. اللهم إني أعو ذ بك من الكفر و الفقر، و أعوذ بك من عذاب القبر، لا أله إلا أنت.

“Ya Allah, selamatkan tubuhku (dari penyakit dan dari apa yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkan penglihatanku. Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur. Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar seluk-Mu, bahwa sesungguhnya Engkau adalah Allah. Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau.” (Dibaca 3x) [18]

حسبي الله لا إله إلا هو عليه تو كلت و هو رب العرش العظيم.

“Allah-lah yang meneukupi (segala kebutuhanku). Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Dia, kepada-Nya aku bertawakkal. Dia-lah Rabb (yang menguasai) ‘Arsy yang agung.” (Dibaca 7x) [19]

اللهم إني أسألك العفو و العافية في الدنيا و الا خرة، اللهم إني أسألك العفو و العافية في ديني و دنياي و أهلي و ما لي. اللهم استر عوراتي و آمن ر و عاتي، اللهم احفظني من بين يدي، و من خلفي، و عن يميني و عن شمالي، و من فو قي، و أعوذ بعظمتك أن أغتال من تحتي.

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon maaf (ampunan) dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon maaf (ampunan) dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan kartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari depan, belakang, kanan, kiri, dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku (aku berlindung dari dibenamkan ke dalam bumi).” [20]


[9] “Waktunya antara Shubuh hingga terbit matahari dan antara ‘Ashar hingga terbenam matahari.” (Imam Ibnul Qayyim dalam kitab Shahih al-Waabilish Shayyih).
[10] HR. Abu Dawud (IV / 322), at-Tirmidzi (V / 567) dan lihat Shahih at-Tirmidzi (III / 182).
[11] HR. Abu Dawud (IV / 322), at-Tirmidzi (V / 567) dan lihat Shahih at-Tirmidzi (III / 182).
[12] HR. Abu Dawud (IV / 322), at-Tirmidzi (V / 567) dan lihat Shahih at-Tirmidzi (III / 182).
[13] HR. Muslim (IV / 2088).
[14] HR. At-Tirmidzi (V / 466), lihat juga Shahih at-Tirmidzi (III / 142).
[15] HR. Al-Bukhari (VII / 150).
[16] HR. Abu Dawud (IV / 317), al-Bukhari dalam ‘Adabul Mufrad (no. 1201), an-Nasa-i dalam kitab ‘Amalul Yaum wa Lailah (no. 9, halaman 138), Ibnus Sunni (no. 70). Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baaz menyatakan bahwa sanad hadits Abu Dawud dan an-Nasa-i adalah hasan. Lihat juga Tuhfatul Akhyaar (halaman 23).
[17] HR. Abu Dawud (IV / 318), an-Nasa-I dalam kitab ’Amalul Yaum wa Lailah (no. 7, halaman 137), Ibnus Sunni (no. 41, halaman 23), Ibnu Hibban (Mawaarid, no. 2361). Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baaz menyatakan bahwa sanad hadits tersebut hasan, lihat Tahfatul Akhyaar (halaman 24).
[18]HR. Abu Dawud (IV / 324), Ahmad (V / 42), an-Nasa-i dalam ‘Amalul Yaum wa Lailah (no. 22, halaman 146), Ibnus Sunni (no. 69), dan al-Bukhari dalam al-Adabul Mufrad. Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baaz menyatakan sanad dadits tersebut hasan. Lihat juga Tuhfaul Akhyaar (halaman 26).